LKNU Gapura Istiqomah Kampanyekan Protokol Kesehatan

Gapura Tengah, NURA Online – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) MWC NU Gapura melalui ketuanya, dr. H. Slamet Riadi, M.H. selalu istiqomah mengakampanyekan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Kali ini, dr. Slamet Riadi hadir pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah yang digelar LP Ma’arif NU Gapura.

Bimtek tersebut berlangsung mulai Senin pagi, (1/03/2021) di Aula Aswaja Lt. II Kantor MWC NU Gapura, yang sebelumnya sudah disemprot cairan disinfektan secara berkala.

Jumlah peserta bimtek yang dijadwalkan selama 5 hari sampai Jumat (5/03/2021) itu mencapai 38 orang dari 4 kecamatan se-Timur Daya, meliputi Gapura, Dungkek, Batang-Batang, dan Batuputih.

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi Kepala Madrasah, LP Ma’arif NU Gapura Gelar Bimtek

Sahnawi yang mewakili Ketua LP Ma’arif NU Gapura, KH Sami’oeddin, mengungkapkan, pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah angkatan 1 itu bekrjasama dengan Pengurus Wilayah LP Ma’arif NU Jawa Timur dan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya.

“Bimtek ini kita jadwalkan 5 hari sesuai jadwal dan materi-materi dari PW LP Ma’arif Jatim dan Balai Diklat Keagamaan Surabaya,” katanya, Senin (1/03/2021) kemarin.

Dari berbagai materi yang disiapkan panitia, materi perdana adalah tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang disampaikan oleh Ketua Tim Satgas Covid-19 Bintang 9 MWC NU Gapura, dr. Slamet Riadi.

Ketua LKNU Gapura itu memaparkan ada 11 protokol kesehatan yang diterapkan pada Bimtek yang digelar LP Ma’arif untuk Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah.

“Peserta dipastikan tidak sedang sakit, kemudian harus memakai masker selama pelaksanaan Bimtek, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan handsanitizer, dan menjaga jarak 1-2 meter,” kata dr. Slamet saat menyampaikan materi.

Baca Juga: Ketua LP Ma’arif PCNU Sumenep Apresiasi LP Ma’arif NU Gapura, Ini Sebabnya

Selanjutnya, peserta juga harus membawa perlengkapan pribadi sendiri: alat makan, perlengkapan ibadah, dan lainnya, membawa ATK sendiri: seminar kit, buku, bolpoint, dan lainnya, menerapkan Etika Batuk dan Bersin, juga hindari Menyentuh Wajah (mata, hidung dan mulut) sebelum mencuci tangan.

“Konsumsi makanan bergizi seimbang, minum vitamin supaya tetap sehat bugar, dan terakhir jika ada masalah kesehatan segera hubungi panitia,” tegas dr. Slamet.

Dia menyebut materi protokol kesehatan menjadi materi yang sangat penting pada kegiatan bimtek sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Hal tersebut guna meminimalisir adanta klsster baru.

“Panitia dan peserta diharapkan senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tandas Ketua LKNU Gapura itu.

Pewarta: Rafiqi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *