Sidang Pleno MWCNU Gapura Tetapkan Ketua dan Tim Formatur
Gapura — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura menggelar Konferensi ke-8 masa khidmat 2026–2031 pada Kamis (5/2/2026) di Pondok Pesantren Queen Ainul Yaqien, Gapura Tengah, Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rais PCNU Sumenep, KH Ahmad Washil Hasyim. Sidang pleno Musyawarah Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura dilaksanakan sebagai lanjutan dari Konferensi…
Sidang Ahwa Tetapkan Rais MWCNU Gapura Masa Khidmat 2026–2031
Gapura – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura menggelar Konferensi ke-8 masa khidmat 2026–2031 pada Kamis (5/2/2026) di Pondok Pesantren Queen Ainul Yaqien, Gapura Tengah, Kabupaten Sumenep. Konferensi ke-8 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura dilanjutkan dengan Sidang Ahlul Halli wal ‘Aqdi (Ahwa) untuk memilih Rais MWCNU Gapura masa khidmat 2026–2031. Sidang berlangsung…
Dibuka Rais PCNU Sumenep, Konferensi ke-8 MWCNU Gapura Resmi Digelar
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura menggelar Konferensi ke-8 untuk masa khidmat 2026–2031 pada Kamis (5/2/2026) di Pondok Pesantren Queen Ainul Yaqien, Desa Gapura Tengah, Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH Ahmad Washil Hasyim. Dalam sambutannya, KH Ahmad Washil Hasyim menegaskan pentingnya menjaga dan…
KH Abdul Wasid Apresiasi Sinergi Pagar NUSA, Banser, dan CBP di Harlah NU Gapura
KH Abdul Wasid, M.Pd.I, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, mengapresiasi kuatnya sinergi Pagar NUSA, Banser, dan CBP-IPNU dalam peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (versi Masehi) yang digelar di Pendopo Kecamatan Gapura, Malam Kamis (28/1/2026). Dalam refleksi yang disampaikannya, KH Abdul Wasid mengaku merasakan suasana kebersamaan yang luar biasa karena dapat membersamai kader-kader NU dari berbagai…
PSNU Pagar Nusa, CBP-IPNU, dan Banser Gapura Peringati Harlah ke-100 NU
Sesama pendekar NU dilarang saling mendahului. Kekuatan kita bukan hanya pada fisik, tetapi pada adab, tawadhu’, dan ketaatan kepada guru serta ulama

