K. Nadlir dan K. Nariyanto Pimpin (lagi) NU Braji

Braji – Nura Onlie, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Braji menggelar Musyawarah Ranting (Musran) di Musholla Al-Barokah pada Jumat (27/3) sebagai upaya konsolidasi organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru untuk masa khidmat 2026-2031. Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh agama, pengurus, dan warga Nahdliyin setempat.

KH. Nadlir Mabruri, Rais NU Braji dalam sambutannya menyampaikan perjalanan panjang NU dari masa ke masa serta peran pentingnya dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Ia menegaskan bahwa NU harus tetap eksis dan tidak kehilangan jati diri di tengah dinamika zaman.

“NU kalau berpolitik sering dipermainkan, tetapi kalau dalam perjuangan nyata, NU selalu menang,” ujarnya.

Ia juga mengisahkan bahwa Kiai Nawawi dahulu mendapat perintah dari Kiai Said, ayah dari Kiai Busyro Karim, untuk menghidupkan kegiatan perkumpulan NU. Dari peran tersebut, Kiai Nawawi kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh pendiri NU di wilayah Gapura. Kisah ini menjadi pengingat pentingnya menjaga eksistensi NU di tingkat ranting, termasuk di Braji.

Rais berharap NU di Braji terus hidup dan berkembang, mengingat adanya keterkaitan historis dengan tokoh pendiri NU di wilayah sekitar. Ia juga menekankan agar tidak sampai muncul organisasi lain yang menggeser peran NU, atau bahkan ajaran NU mulai ditinggalkan oleh masyarakat.

Ketua Ranting NU Braji, K. Nariyanto menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) selama masa kepengurusan. Sejumlah peserta memberikan masukan, di antaranya perlunya peningkatan kualitas forum Bahtsul Masail tingkat Ranting. Serta perlunya transparansi dan sosialisasi program kerja yang lebih baik, mengingat masih ada warga yang belum mengetahui program selama lima tahun terakhir.Proses pemilihan kepengurusan baru dipimpin langsung oleh tim dari MWCNU Gapura, yang dalam hal ini oleh H. Marsuto dan H. Afifi. Setelah terpilihnya Tim Ahwa yang terdiri dari KH. Nadlir Mabruri, KH. Abd Kadir, KH. Ismail, Bapak Sahnawi, dan Bapak Abd Rasyid. Maka berdasarkan hasil musyawarah tersebut, KH. Nadlir Mabruri ditetapkan sebagai Rais, sementara K. Nariyanto, S.Pd. terpilih sebagai Ketua Ranting NU Braji periode 2026-2031.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan Nahdlatul Ulama Ranting Braji semakin solid dalam menjalankan program keagamaan, memperkuat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pewarta: Ulil Abshar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *