Musran NU Grujugan: Teguhkan Khidmah, Tetapkan Kepemimpinan 2026–2031

Grujugan, Nura Online – Musyawarah Ranting (Musran) NU Grujugan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menjadi momentum penguatan khidmah sekaligus penetapan kepemimpinan baru. Musran dilaksanakan di kantor PRNU Grujugan kemarin Selasa, 31 Maret 2026.

Wakil Rais PRNU, KH. Nahrawi Syukairi, S.Ag., menyampaikan bahwa tantangan NU ke depan semakin kompleks. Ia memohon doa agar seluruh pengurus senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan istiqamah dalam berkhidmat. Ia juga mengungkapkan duka atas wafatnya enam pengurus pada masa khidmat 2021–2026, serta menekankan pentingnya keikhlasan dalam berkhidmat.

Ketua PRNU, KH. Ach. Rofiqi, mengapresiasi kehadiran Banom dan melaporkan inisiatif integrasi kegiatan hari besar Islam dan ke-NU-an, dengan pembagian penanggung jawab namun tetap melibatkan seluruh unsur agar lebih sinergis.Musyawarah dipimpin MWCNU Gapura, K. A. Ruhan Wahyudi, S.Ag., yang mengapresiasi konsistensi NU Grujugan sebagai basis kader potensial.

Hasil musyawarah menetapkan lima anggota AHWA, yaitu K. Moh. Damsit Kafrawi, KH. Nahrawi Syukairi, S.Ag., K. Juhari Yasin, S.Ag., K. Abd. Ghaib, dan K. Mastayu. Melalui sidang AHWA, K. Moh. Damsit Kafrawi kembali ditetapkan sebagai Rais PRNU Grujugan masa bhakti 2026–2031, sekaligus menjadi Rais terlama sejak 1983.

Sementara itu, KH. Ach. Rofiqi kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PRNU Grujugan periode 2026–2031. Tim formatur juga ditetapkan, terdiri dari K. Juhari Yasin, S.Ag., Darso, S.Pd.I., Satnawi, S.Sos.I., Abul Khair, SH., dan Syamsul Arifin, SHI.

Musran ini meneguhkan komitmen NU Grujugan untuk terus berkhidmat dengan ikhlas, solid, dan penuh sinergi.

Pewarta : Kholil

Editor : Ulil Abshar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *