Gapura — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura menggelar Konferensi ke-8 masa khidmat 2026–2031 pada Kamis (5/2/2026) di Pondok Pesantren Queen Ainul Yaqien, Gapura Tengah, Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rais PCNU Sumenep, KH Ahmad Washil Hasyim.
Sidang pleno Musyawarah Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura dilaksanakan sebagai lanjutan dari Konferensi ke-8 MWCNU Gapura dalam rangka penetapan Ketua MWCNU dan pembentukan tim formatur kepengurusan. Sidang berlangsung tertib, demokratis, dan menjunjung tinggi tata tertib organisasi serta nilai-nilai jam’iyyah.
Pada tahap awal pemilihan, perolehan suara masing-masing calon adalah sebagai berikut: K. Moh. Syahid memperoleh 7 suara, KH. Khofi memperoleh 1 suara, dan KH. Alwi memperoleh 9 suara. Berdasarkan pasal yang dibacakan oleh Ketua Sidang, ditetapkan dua calon dengan perolehan suara terbanyak untuk melaju ke tahap berikutnya, yakni K. Moh. Syahid dan KH. Alwi.
Pemilihan kemudian dilanjutkan ke tahap akhir yang diikuti oleh dua calon tersebut. Dari hasil pemungutan suara lanjutan, K. Moh. Syahid memperoleh 6 suara.
Sebagai tindak lanjut hasil sidang pleno, forum juga menetapkan Tim Formatur yang berjumlah tujuh orang. Tim formatur terdiri atas satu orang unsur MWCNU Gapura demisioner serta enam orang perwakilan ranting yang dibagi ke dalam tiga zona wilayah, yaitu:
Zona Barat: Ranting Braji dan Banjar Barat
Zona Tengah: Ranting Gapura Tengah dan Gresik Putih
Zona Timur: Ranting Longos dan Andulang
Pembentukan tim formatur tersebut dimaksudkan untuk menjamin keterwakilan wilayah, menjaga keseimbangan aspirasi ranting, serta memperkuat prinsip musyawarah dalam penyusunan kepengurusan MWCNU Gapura ke depan.
Seluruh rangkaian sidang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan, sejalan dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah. Keputusan yang dihasilkan diharapkan menjadi landasan dalam melanjutkan khidmah jam’iyyah, mengemban amanah organisasi, serta memperkuat peran strategis Nahdlatul Ulama dalam pelayanan keagamaan dan kemasyarakatan di Kecamatan Gapura.
Dengan terbentuknya tim formatur, MWCNU Gapura optimistis kepengurusan ke depan akan semakin solid, responsif, dan istiqamah dalam berjam’iyyah demi kemaslahatan umat dan kemajuan organisasi.
