Gapura, Nura Online – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) berkolaborasi dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura menggelar kegiatan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Pondok Pesantren Parama’an, Gapura, pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Parama’an, baik putra maupun putri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program MWCNU Gapura dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026. Melalui kegiatan tersebut, MWCNU Gapura berharap berbagai program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak nyata bagi warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin), khususnya kalangan santri. LKNU dipimpin oleh dr. Slamet Riyadi, sedangkan RMI NU dipimpin oleh K. Fitri Umam, M.Pd.
Kegiatan dimulai pukul 14.15 WIB dan dipandu oleh Nyai Suciana, salah satu pengurus LKNU MWCNU Gapura. Acara diawali dengan pembacaan Ummul Furqan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathan. Selanjutnya, Ketua Pengurus Pondok Pesantren Parama’an, Ust. Moh. Ramdan, menyampaikan sambutan. Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh K. Taufiq, anggota RMI NU MWCNU Gapura.
Dalam sambutannya, Ust. Moh. Ramdan menyampaikan ucapan selamat datang kepada para pengurus MWCNU Gapura sekaligus mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.
“Selamat datang di Pondok Pesantren Parama’an kepada para pengurus dari lingkungan MWCNU Gapura. Terima kasih atas dilaksanakannya sosialisasi ini. Semoga menjadi langkah awal bagi kita semua, khususnya para santri, untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagaimana hadis Rasulullah SAW, an-nazhafatu minal iman,” ungkapnya.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi ke-NU-an dan Hari Santri oleh K. Fitri Umam, M.Pd. Dalam pemaparannya, ia membahas tiga hal utama, yaitu sejarah pendirian Nahdlatul Ulama (NU), kondisi NU saat ini, dan NU pada masa mendatang. Ia juga menyinggung peringatan Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.
Menurutnya, NU saat ini memiliki struktur organisasi yang lengkap, mulai dari tingkat pusat hingga tingkat ranting. Ia juga mengutip pandangan almarhum KH. Maimoen Zubair mengenai kesesuaian NU dengan empat pilar bangsa Indonesia.
“NU saat ini sangat lengkap, dari tingkat pusat, PBNU. Kalau mengikuti pendapat almarhum KH. Maimoen Zubair, tidak ada organisasi yang lebih sesuai daripada Nahdlatul Ulama. Kepanjangan PBNU sesuai dengan empat pilar bangsa Indonesia: P, Pancasila; B, Bhinneka Tunggal Ika; N, NKRI harga mati; dan U, UUD 1945,” tuturnya.
K. Fitri Umam juga menjelaskan susunan kepengurusan struktural NU hingga tingkat Pengurus Anak Ranting NU (PARNU). Ia menegaskan bahwa NU telah berkembang menjadi organisasi besar dengan kontribusi yang luas di berbagai bidang.
“Jadi, NU saat ini sudah besar dan lengkap, serta memiliki kontribusi yang besar dalam berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan bidang lainnya,” pungkasnya.
Materi selanjutnya disampaikan oleh dr. Slamet Riyadi melalui sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dalam pemaparannya, ia menjelaskan sejumlah perilaku yang perlu diterapkan untuk mewujudkan kehidupan yang bersih dan sehat, di antaranya mencuci tangan menggunakan sabun, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menjauhi rokok, narkoba, dan minuman keras, serta rajin berolahraga dan mencukupi waktu istirahat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental dan spiritual.
Suasana sosialisasi berlangsung meriah dan interaktif. Di sela-sela penyampaian materi, kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab yang disertai pembagian doorprize bagi peserta yang menjawab pertanyaan. Pengurus LKNU juga mengajak para santri mengikuti praktik enam langkah mencuci tangan sambil bernyanyi. Cara ini membuat materi PHBS disampaikan dengan lebih menyenangkan dan mudah diingat.
Sebelum kegiatan berakhir, LKNU dan RMI NU MWCNU Gapura memberikan cendera mata kepada Ketua Pengurus Pondok Pesantren Parama’an sebagai bentuk apresiasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kegembiraan. Pembagian doorprize turut menambah antusiasme para santri dalam mengikuti kegiatan hingga selesai.
Pewarta : Kholil
